Kajian online “Urgensi Menguatkan Tauhid di Akhir Jaman”
Pemateri : Ustad Hizbullah Al Mubarok, L.c,
Kamis, 7 Mei 2020
Ba’da Subuh
Re-Type BIDAK DKM
A. Intisari kajian
Tujuan Diciptakannya Mahluk adalah untuk Beratuhid. Tauhid adalah kalimat tertinggi yg akan menjadi persaksian, taat dan patuh terhadap perintah Allah
Tauhid yaitu mengucapkan kalimat syahadatain, yg konsekuensinya diamalkan dengan:
a) Ilmu : Kewajiban Pertama Bagi Manusia Dewasa dan Berakal.
Pembeda orang yang beribadah dg ilmu (hati2, memperhatikan adab)
dan yg tanpa ilmu (hanya mengikuti saja)
b) Meyakini : Ilmu saja tdk cukup, perlu ada keyakinan.
c) Menerima yang diperintah Allah dan Rasul. Tidak menyombongkan diri
d) Tunduk dan Patuh, Allah Ta’ala berfirman : “Apa yang diberikan Rasul
kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka
tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah sangat
keras hukuman-Nya. (QS. Al-Hasyr: 7)” Oleh karena itu Allah mengutus
pada Nabi dan Rasul ‘alaihimussalam untuk menegakkan tauhid dan
mendakwahkannya.
Allah Ta’ala berfirman: وَمَا أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ إِلاَّ نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنَا فَاعْبُدُونِ
“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan
Kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada Ilah (yang haq) melainkan
Aku, maka sembahlah Aku olehmu sekalian” (QS. Al-Anbiya: 25).
e) Kejujuran : Jangan seperti orang munafik.
f) Kecintaan kepada Allah diatas segalanya.
g) Ikhlas. Allah Ta’aala Berfirman : “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)”. (QS. Al-Bayyinah: 5)
Kalau ada orang yang baik akhlaknya, suka bersedekah, mengerjakan shalat, namun ia berbuat kesyirikan, tidak akan diterima semua amalannya. Karena yang membuat amalan menjadi sah adalah tauhid. Dan yang membatalkan amalan-amalan ialah syirik. Maka wajib kita memberikan perhatian pada dakwah tauhid ini.
B. Tanya-jawab
- Apakah yg membedakqn agama dan budaya?
Ibadah ada kaidah2nya. Kaedah para ulama bhw hukum dasar ibadah adalah haram, kecuali ada dalil yg memerintahkannya. Orang melakukan amalan2 dg jumlah dan tujuan tertentu, tidak ada dalilnya, maka akan mudah kena gangguan jin (kesurupan). - Apakah konsekuensi kalimat syahadatain sebaiknya diamalkan sesuai urutan?
Urutan mulai nomor 1 dg ilmu dan seterusnya hanya utk memudahkan memahami kalimat tauhid, bukan berarti berurutan. - Perbedaan syiah apa saja, krn populasinya di Indonesia semakin banyak?
Syiah bukan islam. 1. Syahadatnya berbeda, 2. Al-quran dikatakan banyak berubah. Padahal tidak ada yg bisa mengubah Al-quran krn Allah yg jaga sampai hari kiamat nanti, banyak penghafal quran. Syiah bukan mengajar agama, tapi utk menguasai suatu negara. - Bagaimana agar tetap konsisten ibadah, hanya kita dan Allah yg tahu, sementara lingkungan kita anggapannya lain?
- Jiwa kita condong pada hal2 yang buruk, 2. Ada syaiton yg terus mengganggu. Perlu bantuan Allah, izin Allah yang memudahkan ibadah2 kita, maka butuh untuk terus belajar.
Recent Comments