Kajian online ” Meraih Husnul Khotimah”
Terbit 9 May 2020 | Oleh : Dicky | Kategori : Uncategorized
Pemateri : Ustad Wahono Supriadi
Sabtu 9 Mei 2020
Ba’da Subuh
Re-Type BIDAK DKM
A. Intisari kajian
- Allah memerintahkan kita dalam 2 hal (QS. Ali Imron:102), yaitu agar:
a) bertaqwa kepada Allah
b) jangan mati kecuali dlm keadaan islam - Bagaimana caranya agar kita meninggal dlm keadaan islam:
- Penuhi jiwa dg sifat istiqomah (lisan dan hati) (QS Hud:112).
- Bertakwa kepada Allah.; Sayyidina Ali, ada 4 perkara taqwa:
- Al-Khaufu minal-Jalil : Manusia merasa takut kepada Allah SWT
- Ar-Ridha bil-Qalil : Merasa cukup & Ridha pemberian Allah SWT
- Al-‘Amalu bi At-Tanzil : Beriman kepada kepada Alquran
- Al-Isti`dadu li Yaumir-Rahil : Sentiasa mempersiapkan bekal untuk menghadapi kematian dan kembali menghadap Allah.
- Berbaik sangka kepada Allah SWT, sebab Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya
- Jujur dalam kehidupan sehari hari “ mengakui, berkata atau memberikan suatu pernyataan/informasi yang sesuai dengan kenyataan dan kebenaran”
- Bertaubat kepada Allah “Dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim”. (QS .Al Hujurat: 11) Ini adalah dalil akan kewajiban bertaubat. Karena jika ia tidak bertaubat maka ia akan menjadi orang-orang zhalim. Dan orang-orang yang zhalim tidak akan beruntung.
- Berdoa kepada Allah “Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)
- Menjaga solat “Amalan yang sangat utama yang mampu mengangkat derajat seseorang ialah zikir, sedangkan salat merupakan zikir yang lengkap. Dalam salat terdapat tasbih, tahmid, bacaan ayat-ayat Alquran. Ada pula doa duduk di antara dua sujud yang apabila kita paham betul apa artinya dan jika Allah perkenankan doa tersebut, selamatlah hidup kita di dunia dan akhirat,”
B. Tanya-jawab
- Bagaimana kita berprasangka kpd manusia, walau blm diketahui baik/buruknya?
Prasangka baik adalah bagian dari perintah Allah. Org yg mudah berbaik sangka adalah org yg memperoleh hidayah. Baik sangka kepada Allah diawali dg baik sangka kepada manusia. - Apakah boleh mengamalkan salah satunya dari 7 perkara tadi?
Hal ini merupakan bagian dari sarana. Salah satunya yg kita amalkan akan mendorong yg lainnya juga. Kecuali kalau ada pengingkaran, maka akan terhalang. Jaga niatan kita utk selalu baik dan istiqomah. - Bagaimana hubungan istiqomah dg takdir?
Istiqomah sikap konsisten. Doa bisa mengubah takdir. Semua yg Allah takdirkan adalah baik, karena Allah tidak pernah mentakdirkan yg tidak baik. Tetap istiqomah dlm ketaatan - Apakah salah jika kita merasa spt sahabat Abdurahman bin auf, takut mendapatkan nikmat dunia krn tidak akan merasakan nikmat surga?
Tidak salah. Beliau menjaga kehati-hatian, kawatir nikmat dunia mengurangi kenikmatan di akhirat. Caranya adl tetap sedekah, infaq dan jgn pernah mengharapkan balasan kecuali rido Allah. Tetap semangat mencari rido Allah. Yg salah adalah menjadikan kita malas mencapai ketaatan kpd Allah. - Apakah org yg meninggal dunia hari jumat, kita anggap husnul khotimah?
Ada haditsnya. Setiap manusia yg meninggal dunia dihari jumat/bulan ramadhan, terhindar dari fitnah kubur. Hal ini jika dlm kehidupannya memang org yg taat kepada Allah. Yg dilihat adalah proses kehidupannya. Lain halnya jika dlm kehidupannya tidak taat. Kita pun tidak boleh menyebut tidak husnul khotimah, berbaik sangka kepada Allah ketika ada org meninggal. Tidak perlu dikomentari, krn sdh Allah cukupkan urusannya. Bicarakan sisi kebaikannya. Bukan berarti yg meninggal diluar hari jumat/bulan ramadhan tidak baik. Banyak org2 soleh yg meninggal di hari/bulan lain.
Recent Comments