SEKILAS INFO
  • 8 bulan yang lalu / Saldo Kas Masjid Reguler 13 Aug 2025 Rp 6,487,193.11, Saldo Kas Zakat Rp 27,295,424.91, Saldo Kas Program Khusus Rp 695,019.00, PettyCash Rp 4,815,024Bagi jamaah yang berkenan dan ingin berpartisipasi dalam memakmukarkan masjid dapat mengirimkan dananya melalui Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) Masjid Al Ittihad Cimanggis dengan nomor 7125140771 dan Kegiatan Ramadhan melalui Rekening Bank Syariah...
  • 8 bulan yang lalu / Saldo Kas Masjid Reguler 30 July 2025 Rp 11,269,140.57, Saldo Kas Zakat Rp 23,274,097.09, Saldo Kas Program Khusus Rp 695,019.00, PettyCash Rp 4,040,667 Bagi jamaah yang berkenan dan ingin berpartisipasi dalam memakmukarkan masjid dapat mengirimkan dananya melalui Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) Masjid Al Ittihad Cimanggis dengan nomor 7125140771 dan Kegiatan Ramadhan melalui Rekening Bank...
  • 9 bulan yang lalu / Saldo Kas Masjid Reguler 23 July 2025 Rp 16,722,840.57, Saldo Kas Zakat Rp 23,274,097.09, Saldo Kas Program Khusus Rp 695,019.00, PettyCash Rp 4,040,667 Bagi jamaah yang berkenan dan ingin berpartisipasi dalam memakmukarkan masjid dapat mengirimkan dananya melalui Rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) Masjid Al Ittihad Cimanggis dengan nomor 7125140771 dan Kegiatan Ramadhan melalui Rekening Bank...
WAKTU :

KAJIAN QUR’ANI MASJID AL ITTIHAD PERMATA CIMANGGIS

Terbit 15 November 2020 | Oleh : Dicky | Kategori : Tausiyah
KAJIAN QUR'ANI MASJID AL ITTIHAD PERMATA CIMANGGIS

Sabtu 14 November 2020 Ba’da Shubuh

Bersama AL-Qur’an lebih Bahagia oleh Ustad Anwar Efendi, Lc, Al Hafidz

Mukadimah:

  1. Tidak boleh kita melarang untuk menikmati perhiasan yang Allah siapkan bagi hamba2nya. Semua perhiasan itu haknya orang beriman dalam kehidupan dunia, khususnya nanti hari kiamat (QS Yunus:31-32). Alquran Al karim, salah satu yang bisa dinikmati. Seluruh apa yang Allah ciptakan, Allah telah tundukkan bagi umat manusia;
  2. Namun, sebagian hamba Allah hanya fokus menikmati perhiasan fasilitas dunia, belum merasakan nikmatnya dengan Alquran. Allah beri kesempatan lebih, melewati hari-hari dengan lebih bahagia bersama Alquran;
  3. Penghafal Qur’an dari berbagai usia, mulai dari anak-anak s.d. orang yang sudah tua sekali. Orang yang bahagia bersama Alquran dari berbagai Negara, bahkan dalam kondisi sulit, tidak bisa membaca Quran dengan leluasa, tetap dapat bahagia dengan Alquran.

Inti Kajian

Kisah-kisah berdasar nash-nash dan hadits

Kisah pertama:

  • Kisah orang tidak beriman (kafir) mengakui indahnya alquran – terjadi diawal-awal Allah menurunkan kitab suci. Seorang tokoh Quraish tertinggi Walid bin Mughirah – “Dalam kata-katanya ada kenikmatan”

Kisah kedua:

  • Islamnya Umar ibn. Khattab – “nama yg indah dan suci” – surat Thoha ayat 14, “alangkah indah dan mulianya kalam ini, tunjukkanlah aku kepada Muhammad”.

Kisah ketiga:

  • Abdullah bin Mas’ud – Alquran ini adalah jamuan/hidangan Allah, maka barangsiapa bisa mempelajarinya sesuatu darinya lakukanlah – sahabat pertama yg diakui kemampuan qurannya. (diriwatkan imam At Tobroni)

Kisah keempat:

  • Doesn LIPIA – Ustad Qori Muhammad Iqbal – memotivasi murid2nya – “tiada nikmat yg lebih besar dari membaca alquran” – padahal kenikmatan dunia beliau luar biasa.

Kisah kelima:

  • Dari sisi kesehatan – Alquran dan kesehatan – banyak tuilisan oleh para ahli – menenangkan, menyehatkan.
  • Dilihat dari pengalaman kita:
    • Belajar bersama dengan bimbingan – nikmat belajar quran walau dikoreksi guru
    • Banyak godaan – jangan sampai kita melepas kenikmatan belajar quran
    • Kiat-kiat:
  • Utsman bin Affan – paling berjasa menjaga Alquran – ahli alquran dalam kalangan sahabat – pesan beliau: seandainya hati kalian masih bersih, kalian tidak akan kenyang dari alquran – selalu haus dan ingin bersama alquran – dosa kecil/besar segera ditepis – maka disinilah kita bisa menikmati alquran – termasuk yg menghalangi adalah kenikmatan-kenikmatan dunia, walaupun Allah membolehkan untuk kita nikmati, tapi jangan sampai tertipu, jangan dinikmati oleh hati. Kondisikan hati.
  • Agar dunia dinikmati oleh panca indra, dan nikmati quran dengan hati.
  • Sayyid quthub – beliau didalam penjara bisa merasakan kenikmatan – tidak bisa diutarakan menikmati quran kecuali orang yang mencobanya. Sering2lah menikmati alquran.
  • Menangis: prestasi, bukan aib- diabadikan dalam alquran – hatinya menangis – al Anfal:2 –menangis kalau membaca alquran, dan Al Isra 107 dan 109 – (107) orang2 sebeluam mrk ketika dibawa quran, tersungkur sujud. (109) mereka tersungkur menangis, setelah menangis semakin kusu’ – salah satu cara mencicipi alquran adalah dg menangis – yg tulus (sendirian – akan merasakan puncak kebahagian dg alquran). Rasul SAW menangis (attibyan: 62).

Tanya jawab:

  1. Bagaimana agar bisa menikmati quran dengan hati?

Jawab:

Kesiapan fisik sangat membantu, diantaranya: wudhu, gosok gigi, tempat yang nyaman – ini puncaknya. Meskipun tidak selamanya seperti ini. Perlu kita siapkan secara fisik, untuk mendukung kekhusuan kita. Dalam kondisi puncak persiapan.

  • Bagaimana dengan seseorang yang sudah layak masuk kelas tahfidz, namun selalu merasa tidak siap dan tetap ingin di kelas talaqi?

Jawab:

Matangkan terlebih dahulu dengan hafalan. Kalau belum matang, jangan ditambah dulu, perlu direm oleh kita sebagai guru. Sedikit tapi mateng. Kalau sudah di murojaah dalam solat sunah, ini tanda hafalan bisa dinikmati. Tilawah lagi. Tidak mengapa tetap di kelas talaqi.

  • Bagaimana agar bisa istiqomah dekat dengan Alquran?

Jawab:

Pertama, nikmati dengan keseimbangan – meghadiri majelis tahsin menjadi agenda utama kita –jam tahsin lebih mahal dari ketemu klien. Kedua, butuh teman, cari yang sama-sama sibuk, tetapi tetap bisa bergabung tahsin, sering komunikasi dengan beliau, agar tidak terpisah bersama orang-orang yang bersama Alquran.

  • Apakah beda metode ummi dengan metode utsmani?

Jawab:

Semua metode sama- mengantar orang secapat mungkin agar bisa baca quran – utsmani disusun dangat sederhana – yang tidak terkait dengan baca quran tidak dicantumkan dalam buku. Fokus pada bunyi dan tanda baca- metode lima langkah – siapapun bisa mengajar. Sisi fisik merujuk mushaf madinah/timur tengah secara umum.

  • Bagaimana bisa menjaga dan menambah hafalan ditengah kesibukan?

Jawab:

Tanda sibuk adalah berkah. Gunakan satu jam wakaf untuk alquran – kita niatkan. 10-15 mnt untuk menghafal- kadang sebenarnya banyak waktu tercecer.

Demikian, mohon maaf jika ada kesalahan..mohon masukan.

🙏
SebelumnyaKAJIAN PEKANAN MASJID AL ITTIHAD PERMATA CIMANGGIS SesudahnyaKAJIAN PEKANAN MASJID AL ITTIHAD PERMATA CIMANGGIS

Berita Lainnya

0 Komentar